Usai nonton Gundala, Illustrator Kondang Marvel, David Ross, Berikan Pujian, Berharap Gundala Tayang Lebih Luas Lagi

indonesiasatu, 16 Sep 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Jakarta - David Ross, ilustrator komik Marvel berkesempatan menonton langsung film ‘Gundala’ di Toronto International Film Festival 2019. David Ross memberikan komentarnya kepada tim Gundala yang berkunjung ke festival film tersebut, “The showing of Gundala was well attended last night. Both Joko and Koko spoke and the audience was very positive, ESPECIALLY at the news that this was only the first in a series of related movies. I understand that the Saturday night showing was sold out!!!.”

Ia juga dengan semangat mengulas film ‘Gundala’, “Here’s my take on the movie -  I liked the story and thought that the casting was excellent overall. The fight scenes were terrific - the result of great choreography and editing. . . and Joko mentioned that some of those scenes were done with one take only!!! The cinematography was wonderful, with special kudos for the lighting and the sets as well. It was a long film though, and I felt that it could use some editing in the earlier portion of the origin story. We understand that the boy had a hard life, but I think that some of those sequences could be shortened, and maybe the odd one removed to tighten the film up. Would I recommend Gundala . . YOU BET!!! I hope that it gets decent distribution so that general audiences here have an opportunity to enjoy it!”

David Ross terkenal melalui karya-karyanya bersama Marvel yaitu “Iron Man” dan “Avengers Infinity Gauntlet”. Ia juga berkarya lewat judul “Avengers West Coast”, “Marvel Knights: Daredevil”, juga “Inhumans”. Ia juga tercatat mengerjakan komik untuk DC Comics di judul “JSA: All Stars” dan “Batman: Bruce Wayne - Fugitive Vol. 1”. 

Sampai dua minggu penayangannya, film ‘Gundala’ telah ditonton lebih dari 1,5 juta orang. Selain itu, film ini juga sedang tayang di Toronto International Film Festival 2019. Toronto International Film Festival (TIFF) yang berlangsung tanggal 5-15 September 2019 adalah satu dari lima festival film paling bergengsi dan terbesar di dunia selain Cannes Film Festival, Venice Film Festival, Berlin Film Festival, serta Sundance Film Festival. Seleksi untuk bisa masuk ke dalam festival-festival ini sangat ketat dan sangat sulit ditembus. TIFF setiap tahunnya dikunjungi oleh sekitar 500 ribu penonton.

Program Midnight Madness adalah kategori paling bergengsi di TIFF untuk film genre (non-drama) dan hanya 10 film setiap tahunnya dipilih dari seluruh dunia. ‘Gundala’ terpilih sebagai satu dari dua film yg mewakili Asia tahun ini. Pada program Midnight Madness, ada juga film dari legenda Jepang Takashi Miike dan film terbaru Nicholas Cage. Program ini adalah salah satu andalan festival tersebut dan merupakan favorit yang selalu dipenuhi penonton. ‘Gundala’ ditayangkan tiga kali di program ini dan sold out.

Bumilangit Studios, Screenplay Films bekerja sama dengan Legacy Pictures dan Ideosource Entertainment. mempersembahkan ‘Gundala’, jagoan kebanggaan Indonesia yang ditulis skenarionya dan disutradarai oleh Joko Anwar. Gundala, karakter komik yang diciptakan oleh Hasmi mulai menyapa penonton Indonesia pada 29 Agustus 2019 dan sedang tayang di berbagai bioskop di Indonesia.

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami